Pakar Pendidikan : Bansos Mampu Tekan Angka Putus Sekolah

Sumber Gambar :

SERANG - Bantuan sosial (Bansos) yang selama ini digelontorkan dananya melalui APBD Banten dinilai mampu menekan angka putus sekolah.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten, sebanyak 2.228 anak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah mengenyam jenjang pendidikan SMA, SMK dan sederajat. Rinciannya, Kota Serang sebanyak 188 jiwa, Kota Tangerang 52 jiwa, Kota Tangsel 47, Kabupaten Serang sebanyak 937 jiwa. Kemudian, Kabupaten Lebak sebanyak 188 jiwa, Kabupaten Tangerang sebanyak 52 jiwa, Kabupaten Pandeglang 580 jiwa dan Kota Cilegon sebanyak 184 jiwa.   Pakar Pendidikan Banten Sholeh Hidayat mengatakan, salah satu bansos yaitu Program Bantuan Jaminan Sosial Masyarakat Banten Bersatu (Jamsosratu). Menurutnya, Program Jamsosratu memberikan manfaat dan pengaruh yang sangat luar biasa bagi anak-anak KPM. Ia menilai Jamsosratu memberi dampak positif, karena mampu menekan angka putus sekolah di Provinsi Banten. Program tersebut mampu memberikan kesempatan bagi keluarga penerima manfaat untuk menyekolahkan anak-anaknya ke SMA, SMK dan sederajat. "Untuk biaya hidup sudah dijamin Pemprov Banten melalui Program Bantuan Sosial Jamsosratu. Jadi keluarga penerima manfaat sudah tidak memiliki alasan putra putrinya tidak bersekolah," ungkapnya. Terlebih, lanjut Sholeh, pemprov dibawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim-Andika Hazrumy saat ini memiliki kebijakan yang luar biasa dengan mengratiskan biaya pendidikan pada jenjang SMA dan SMK. "Program ini harus dilanjutkan, bahkan bantuannya harus ditambah bagi keluarga penerima manfaat agar keluarga tersebut memiliki kemandirian keluarga," tegasnya.

 

sumber : (www.rmolbanten.com)


Share this Post