Dinas Sosial Provinsi Banten Hadiri Rapat Koordinasi Penanganan Banjir yang Dipimpin Gubernur Banten

Sumber Gambar : Dinsos Banten

Tangerang – Pemerintah Provinsi Banten menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Banjir pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 11.00 WIB. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dan dihadiri oleh unsur pimpinan DPRD Provinsi Banten, kepala daerah se-Tangerang Raya, jajaran instansi di wilayah Tangerang Selatan, serta perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Sosial Provinsi Banten.

Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Provinsi Banten. Dalam arahannya, Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya kerja sama terpadu antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota agar penanganan banjir dapat dilakukan secara efektif dan berkelanjutan.

Dalam klaster penanggulangan bencana, Dinas Sosial Provinsi Banten memiliki peran pada klaster pengungsian dan perlindungan. Pada rapat tersebut, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Dr. Lukman, S.Pd., M.Pd. turut hadir mendampingi Gubernur Banten serta menyampaikan kesiapsiagaan sektor sosial dalam mendukung penanganan darurat bencana banjir, termasuk penyiapan layanan kedaruratan sosial.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada aspek teknis dan infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan aspek kemanusiaan. Dinas Sosial berkomitmen untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh perlindungan sosial, layanan pengungsian yang layak, serta pemenuhan kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat berlangsung.

Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor penanganan bencana banjir di Provinsi Banten. Dengan sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan instansi terkait, diharapkan risiko bencana dapat diminimalkan serta perlindungan terhadap masyarakat dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.


Share this Post