Kabupaten Balangan Belajar Urus Anak Yatim ke Pemprov Banten
Sumber Gambar :Serang, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten menerima kunjungan kerja (kunker) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan dalam rangka study banding mengenai perlindungan anak yatim.
Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Balangan Tohalus mengungkapkan, pihaknya ingin belajar kepada Dinsos Banten mengenai perlindungan anak yatim karena ingin bangun istana anak yatim di Kabupaten Balangan.
"Kita ingin bangun istana anak yatim, kami ingin tau bagaimana sistemnya, apakah nanti dijadikan panti atau balai," katanya saat kunjungan kerja di Kantor Dinsos Provinsi Banten, Kamis (21/10/2021).
Ia menilai, Pemprov Banten merupakan daerah yang mampu melaksanakan program perlindungan anak yatim dengan baik. "Kami lihat, Banten ini merupakan daerah yang baik dalam perlindungan anak, ini yang mau kita pelajarai," ungkapnya.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana melalui Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dede Situ Eka Murtianingsih mengungkapkan, Dinsos Banten memiliki Unit Pelaksanan Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Sosial di Kota Serang.
"Kami memiliki UPTD perlindungan sosial di wilayah Cipocok Jaya, Kota Serang, saat ini telah menampung sekitar 20 anak," katanya.
Ia juga mengungkapkan, Dinsos Banten juga telah bekerja sama dengan lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) milik masyarakat yang ada di 8 kabupaten/kota se-Banten.
"Banten saat ini memiliki 572 LKSA yang melakukan pelayanan untuk anak, baru 84 LKSA yang sudah terakreditasi," ungkapnya.