Dinsos Banten Salurkan Bantuan Korban Banjir di Wilayah Terisolir
Sumber Gambar :LEBAK - Tim Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten dipimpin langsung Kepala Dinas Nurhana bergerak terjun langsung ke lokasi banjir di Kabupaten Lebak, Jumat (3/1/2020) malam. Dinsos menyalurkan bantuan logistik dari Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim-Andika Hazrumy ke wilayah terisolir di Kp. Muhara, Ds. Ciladaeun, Kec. Lebak Gedong.
Pantauan di lokasi, akses jalan menuju lokasi cukup berat. Medan yang dilalui cukup sulit karena tidak bisa diakses oleh kendaraan akibat tertutupi oleh longsoran sekitar 2 km. Kondisi saat ini masih proses pembukaan akses jalan.
"Di kampung ini terdapat sekitar 321 KK," kata Nurhana.
Nurhana mengatakan, seluruh OPD di lingkungan Pemprov Banten bergotong-royong meringankan beban para korban. OPD memberikan bantuan swadaya berupa logistik dan kebutuhan lainnya. Cadangan beras untuk para korban masih terhitung aman dengan perkiraan mencapai jumlah 19,5 ton. “Itukan cadangan beras diperuntukan bagi kabupaten/kota termasuk Tangsel,” katanya.
Untuk tahun ini pemprov tak membuka posko bencana seperti pada bencana tsunami yang menerjang tahun lalu. “Pendistribusian (beras) dilakukan ketika nanti memang ada permintaan dari kabupaten/kota. Jadi atas perintah pak gubernur, teman-teman OPD harus bekerja semua, jadi serempak teman-teman itu, bergerak semua,” katanya.
Untuk bencana banjir wilayah Tangerang dan Kabupaten Serang yang sudah mulai surut para korban membutuhkan alat pembersih lumpur. Sementara untuk yang Kabupaten Lebak masih membutuhkan bantuan logistik. “Sekarang yang dibutuhkan itu bagi yang sudah surut itu alat alat bersih seperti sapu,” katanya.*