Dinsos Banten Salurkan Bansos Gelombang II Untuk 37.738 KK di Kota Tangerang

Sumber Gambar :

Tangerang - Dinas Sosial Pemprov Banten menyalurkan bantuan sosial (bansos) tahap I gelombang kedua kepada 37.738 kepala keluarga (KK) di Kota Tangerang yang terdampak COVID-19.

Plt Sekretaris Dinsos Banten, Budi Darma Sumapraja dihubungi di Kota Tangerang, Sabtu, menuturkan total anggaran bansos yang diberikan kepada 37.738 KK tersebut sebesar Rp22,64 miliar lebih dengan masing-masing KK menerima Rp600 ribu yang ditransfer melalui Bank Jabar Banten.

Sementara untuk tahap 1 gelombang pertama, Pemprov Banten telah menyalurkan bantuan kepada 9.774 KK di Kota Tangerang dengan total anggaran sebesar Rp5,86 miliar lebih.

"Jadi, sekarang kita sedang salurkan bantuan untuk tahap satu gelombang dua kepada 37.738 KK. Bila di jumlahkan untuk gelombang satu dan dua pada tahap satu yakni 47.512 KK yang menerima bantuan," ujar Budi.

Budi menjelaskan jumlah bansos dari Pemprov Banten untuk warga Kota Tangerang terdata ada 86.783 KK. Sedangkan untuk sisa penerima bansos sebanyak 39.321 KK pada tahap I saat ini sedang dalam proses Buka Rekening Kolektif (Burekol).

Dijelaskannya, Dinas Sosial Provinsi Banten perlu melakukan validasi data terhadap penerima bansos. Sebab banyak ditemukan data ganda dan sebagainya. Hal ini disebabkan karena waktu yang sempit dalam pengumpulan data

Pemerintah Provinsi Banten memberikan bantuan sosial Jaring Pengaman Sosial kepada warga Kota Tangerang terdampak COVID-19 dalam tiga tahap yakni bulan April hingga Juni.

Setiap bulannya, warga tersebut menerima bantuan sebesar Rp600 ribu yang dikirim melalui sistem transfer via Bank BJB. Saat ini, penyaluran bantuan baru tahap I atau untuk bulan April. Hal ini disebabkan karena perlu dilakukan validasi data baik oleh Dinsos maupun perbankan yang terkoneksi dengan data Sinduk.

Sementara itu, untuk Bansos dari Pemerintah Pusat sudah memasuki tahap dua dengan target penerima 90.583 KK di wilayah Barat Kota Tangerang diantaranya, Benda, Cibodas, Jatiuwung, Karawaci, Neglasari, Periuk, dan Tangerang.

Dilain pihak, Pemerintah Kota Tangerang Banten membuka layanan pendaftaran bagi warga terdampak COVID-19 untuk mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, layanan pendaftaran tersebut bisa diperoleh masyarakat dengan mengakses aplikasi Tangerang LIVE dan memilih fitur "permohonan Bansos".

"Masyarakat yang merasa terdampak bisa mendaftar mandiri secara online. Nantinya akan diverifikasi oleh petugas di wilayah," terang Wali Kota Arief.

(sumber Antaranews)


Share this Post