Berkat PKH, Ida Gadis Penyandang Disabilitas Semangat Bersekolah


Keterbatasan fisik tidak menyurutkan mental dan semangat seseorang untuk tetap menjalankan pendidikan demi meraih cita-cita demi mewujudkan derajat hidup yang lebih baik dan mapan.

Prinsip inilah yang dimiliki Ida Handila (16 ). Gadis disabilitas asal Lebak Banten ini tak kenal lelah untuk terus bersekolah demi mengejar segudang mimpinya. Siswi kelas 11 SMAN 2 Malinping ini sejak lahir sudah tidak bisa berjalan normal layaknya teman – teman sebayanya.

Meski demikian, kekurangan fisik tidak membuat putri dari pasangan Dayat (50) dan Anah (45) patah arah. Di tengah keterbatasan fisik yang dimilik Ida serta keterbatasan ekonomi keluarga warga Kampung Sukatani RT 06 RW 02 Desa sumberwaras Kecamtan Malingping, Lebak, Dayat ayahnya yang hanya bekerja serabutan begitu juga dengan Anah ibunya yang hanya bekerja jika ada tetangga yang memerlukan tenaganya untuk membantu di sawah ataupun diladang.

Berutung keluarganya masuk kedalam Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH), multiplier effect dari program PKH yang mewajibkan anak – anaknya bersekolah ternyata sangat membantu proses pembangunan di sektor pendidikan. Seperti halnya yang di alami oleh keluarga Dayat dan Anah ini. Ditambah semangat dari Ida yang ingin tetap bersekolah.

” Allhamdulilah walaupun kondisinya seperti itu, Ida tetap semangat sekolah, padahal dulu saya pernah melarangnya karena melihat kondisi anaknya, akan teteapi dia terus memaksa untuk bersekolah” ungkap Anah.

Anah menuturkan semangat Ida untuk terus bersekolah terus bertambah setelah keluargnya masuk kedalam KPM PKH, apalagi kamarin dirinya mendapat bantuan kursi roda dari Dinsos Propinsi Banten.

” Ida senang sekali setelah kemarin Pak Evi (pendamping PKH) memberiakan bantuan kursi roda” tuturnya

Evi pendamping PKH membenarkan bahwa kemarin dirinya menyerahkan bantuan korsi roda dari Dinsos Propinsi Banten.

” iya benar kemarin menyerahkan kursi roda buat ida” kata Evi

Menurutnya Ida sangat gigih dan berkemaun keras untuk terus bersekolah walaupun punya keterbatasan di fisiknya.

” Mudah-mudahan dia semakin bersemangat untuk bersekolah, dan kamipun berharap Dinas Pendidikan Propinsi Banten harus dapat bersinergi dengan Dinsos Propinsi Banten memastikan keberlanjutan proses pendidikan anak KPM tersebut ” ungkapnya

Sementara itu Kepala Seksi Jaminan Sosial Keluarga, Dinsos Propinsi Banten Budi Darma mengaku terharu dengan semangat Ida dan keluarganya berkat program PKH.

multiplier effect dari Program PKH yang mewajibkan anak- anaknya bersekolah ternyata sangat membantu proses pembangunan di sektor pendidikan.

” Dengan mewajibkan setiap KPM PKH untuk anak – anak terus bersekolah menjadikan keluarga Ida terbantu secara pendidikanya. di tambah lagi semangat dari si anak untuk terus bersekolah walapun dalam kondisi ada kekurangan secara fisik patut diapresiasi oleh kita semua” pungkas Budi. [*]


Tentang Kami


Statistik Kunjungan