Peringati HKSN, Wagub Andika Apresiasi Relawan Palu-Donggala Asal Tagana Banten


Selaku Koordinator Tagana Provinsi Banten, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, memberikan penghargaan kepada 10 anggota Tagana Banten yang menjadi relawan bencana Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

Penghargaan berupa sertifikat ucapan terima kasih dan bangga, diberikan Andika kepada 10 relawan dimaksud pada peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tingkat Provinsi Banten 2018 yang digelar Dinas Sosial Provinsi Banten di halaman kantornya, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin (17/12/2018).

“Mudah-mudahan apresiasi ini menjadi penyemangat anggota Tagana lainnya untuk tidak pernah lelah dalam melakukan tugas-tugas sosialnya dalam membantu sesama dalam menghadapi bencana alam,” ujar Andika dalam sambutannya.

Dalam acara tersebut juga dilakukan pemberian tali asih sebesar Rp250 ribu per bulan kepada sekitar 1.800 anggota Tagana se-Banten, untuk periode bulan Mei hingga Desember 2018.

Diungkapkan Andika, dirinya sangat bangga dan mengucapkan apresiasi kepada seluruh anggota Tagana yang telah mendedikasikan diri dengan sukarela berbuat yang terbaik untuk Provinsi Banten. Andika juga mengaku bangga atas kepedulian anggota Tagana yang telah menjalankan tugas misi kemanusiaan dalam membantu bencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

“Saya berharap, Tagana tetap memegang prinsip satu komando, satu aturan dan satu kesatuan, dan selalu mengasah kemampuan dalam spesifikasi keahlian yang ada di Tagana,” katanya.

Andika meminta segenap relawan Tagana Banten senantiasa meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan serta meningkatkan sikap peduli yang berhubungan dengan panggilan jiwa yang tergerak untuk terlibat dalam tugas-tugas penanganan masalah sosial dan kemanusiaan.

Seperti biasa Andika juga selalu meyelipkan sesi dialog dengan peserta pertemuan dalam setiap agenda pertemuan dengan masyarakat dan perangkat birokrasi di Pemprov Banten.

Kali ini Andika berdialog dengan beberapa orang anggota Tagana Banten yang sengaja dipanggilnya naik ke atas podium acara. Selain menanyakan terkait dengan aktivitas sosial para anggota Tagana tersebut, Andika juga tidak lupa membagikan buku bacaan kepada mereka yang berhasil menjawab pertanyaan kuis darinya.

Kebiasaan membagi-bagikan buku bacaan dalam setiap agenda pertemuan dengan anggota masyarakat itu telah dilakukan Andika sejak beberapa bulan terakhir ini.

Adapun jenis buku bacaan yang dibagi-bagikan meliputi genre novel, motivasi dan kajian Islami. Andika mengaku ingin agar masyarakat Banten kembali membudayakan membaca yang akhir-akhir ini sudah mulai ditinggalkan seiring kemajuan dunia teknologi informasi melalui kehadiran smartphone.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana mengatakan, pihaknya memang menganggarkan uang tali kasih setiap tahunnya di APBD, untuk diberikan kepada elemen masyarakat pegiat sosial seperti Tagana.

“Pembagian yang sekarang ini adalah untuk periode Mei sampai Desember 2018. Untuk periode sebelumnya yaitu Januari-April sudah kita berikan beberapa waktu yang lalu,” katanya.

Menurutnya, uang tali kasih itu sebagai bentuk penghargaan kepada para relawan sosial dari Pemprov Banten yang meski nilanya juga jauh dari ideal. [*]


Tentang Kami


Statistik Kunjungan