Mensos: PKH Bisa Berantas Kemiskinan


 

Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawangsa menyampaikan Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu upaya menuntaskan masalah kemiskinan di Indonesia. Sebab, dengan PKH, masyarakat miskin dapat terbantu kehidupannya.

Menurut dia, PKH hampir bersamaan dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sehat (KKS). Dengan memiliki kartu tersebut juga bisa dimasukan dalam prioritas program bedah rumah yaitu bagi warga rumahnya tidak layak huni (RTLH).

Pemerintah juga memberikan perlindungan bagi orang dengan kecacatan berat (ODKB, anak agar bisa sekolah dengan KIP, pelayanan kesehatan dengan KIS  dan KKS.

“Karena itu, monggo disisir kalau ada warga lanjut usia (lansia) untuk segera didaftarkan sebagai penerima program PKH,” katanya.

Dia mengemukakan, bagi mereka yang telah memiliki kartu tersebut, bagi petani bisa membeli pupuk bersubsidi dan bagi nelayan bisa membeli solar subsidi. Diharapkan agar semua program pemerintah yang telah berjalan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Mensos juga memberikan bantuan simbolis pada kaum duafa dan yatim piatu. Jumlahnya, untuk santunan sekitar 54 santunan dan bantuan sekitar 130 jenis.

Dia yang juga merupakan sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU, mengajak untuk terus meningkatkan diri, yaitu melalui diserfikasi profesi.

Khofifah juga berharap anggota Banser bisa menjadi jenderal, baik di Angkatan Laut (AL), Angkatan Udara (AU) maupun Angkatan Darat (AD).

“Warga NU harus menguasai sains dan teknologi untuk perbaikan ke depan. Selain itu, perlu dilakukan peningkatan layanan pendidikan maupun layanan kesehatan,” katanya. []

 

Sumber: http://berita.suaramerdeka.com


Tentang Kami


Statistik Kunjungan