Kepala Dinsos Banten Paparkan Program Sembako di Kota Cilegon

Kepala Dinsos Banten Paparkan Program Sembako di Kota Cilegon
Kepala Dinsos Banten Paparkan Program Sembako di Kota Cilegon

SERANG - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten Dra. Nurhana, M.Si menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Program Sembako Tahun 2020 di Greenotel, Kota Cilegon, Senin 2 November 2020.

Dalam rapat tersebut, Kadinsos menyampaikan materi terkait program sembako yang merupakan program Kementerian Sosial dengan nama sebelumnya adalah BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) sejak awal tahun 2020.

Beberapa hal yang disampaikan yaitu tentang landasan hukum, lanju penurunan kemiskinan, realisasi program, hingga pengelolaan pengaduan di daerah.

Nurhana mengungkapkan, sebelumnya target (KPM) Program Sembako secara nasional sebanyak 15,2 juta penerima. Kemudian pada April-Desember ada penambahan 4,8 juta penerima. 

Masing-masing KPM akan menerima Rp 200 ribu per bulan melalui rekening yang digunakan untuk membeli beras, telur dan bahan pokok lainnya di e-warong.

Berdasarkan data Dinsos Banten pada bulan September 2020, telah tersalurkan program sembako kepada 232.744 KPM.

Pada kesempatan itu, Nurhana juga menjelaskan mengenai pengelola pengaduan program sembako di daerah. Dia menegaskan, tim koordinasi bansos pangan daerah baik di provinsi dan kabupaten/kota wajib memastikan poster pengaduan program sembako dipasang di setiap e-warong.

"Pengaduan bisa dikelola melalui SMS, website dan tatap muka. Jadi kalau ada penyalahgunaan terhadap program sembako akan ditindaklanjuti," kata Nurhana.

Menurut Nurhana, pengelolaan pengaduan program sembako penting silakukan dalam rangka menjaga penyaluran program sembako sesuai dengan tujuan, sasaran, kebijakan, dan prinsip-prinsip pelaksanaan program.

Nurhana mengatakan, secara berkala tim koordinasi di daerah juga melakukan pemantauan, antara lain proses pembukaan rekening KPM, realisasi penyaluran dana sembako dari bank penyalur, hingga kepatuhan e-warong dalam menjual bahan pangan kepada KPM.