Kemensos RI Sosialisasikan Jabatan Fungsional Pekerja Sosial (Peksos) di Kantor Dinsos Banten

Kemensos RI Sosialisasikan Jabatan Fungsional Pekerja Sosial (Peksos) di Kantor Dinsos Banten

SERANG - Kementerian Sosial (Kemensos) RI melaksanakan sosialisasi tentang Jabatan Fungsional (Jabfung) Pekerja Sosial (Peksos), di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat 27 November 2020.

Hadir narasumber dari Kemensos RI Lusia Mangiwa selaku Peksos Ahli Madya. Sementara, dari Dinsos Banten Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian (Umpeg) Agus Triyanto.

Turut hadir berbagai perwakilan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Pelaksanan sosialisasi tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yakni menjaga jarak, mencuci tangan dengan hand sanitizer dan memakai masker.

Dalam pemaparannya, Peksos Ahli Madya Lusia Mangiwa menjelaskan mengenai pentingnya keberadaan Peksos dan Penyuluh Sosial (Pensos).

"Secara garis besar, konsepnya semakin maju bangsa semakin butuh banyak pekerja sosial. Apalagi di Banten, di sini pusat industri. Demo banyak sekali. Saatnya kita berperan mengadvokasi para buruh. Kenapa mereka demo, berarti ada persoalan. Misalnya ada masalahnya dengan kebutuhan dasar," kata Lusia.

Kemensos RI membuka kesempatan bagi ASN di Provinsi Banten untuk menjadi Pejabat Fungsional Peksos maupun Pensos.

"Syarat pengajuan inpassing dibatasi hingga tahun 2021," ujarnya.

Dalam mengurus Inpassing berbagai persiapan dilakukan Pusat Pengembangan profesi, peksos/pensos (P4S).

Antara lain, menetapkan tata cara pelaksanaan penyesuaian/inpassing hingga batas waktu sampai 2021.

Kemudian memverifikasi dan validasi kebutuhan usulan satker sesuai persyaratan atau tertentu.

Dilanjutkan dengan penentuan jadwal, instrumen dan tangan tiga. Lalu, melaksanakan uji kompetensi.

Batasan inpassing sampai pada 6 April 2021. Inpassing dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhan organisasi terkait SDM untuk peksos dan pensos.

"Harapannya, ini memperluas kesempatan bagi ASN untuk dapat masuk dalam jabatan fungsional tersebut," ujarnya.

Kepala Sub Bidang Pengembangan Jabatan Fungsional Rudi Yatmawan mengatakan, saat ini di Pemprov Banten sudah ada tiga ASN yang mengisi formasi Peksos.

"Dari kebutuhan lima Peksos, tiga sudah tersedia," kata dia.