Bantu Penyandang Disabilitas Lebih Mandiri, Dinsos Banten Kembali Salurkan Bantuan Kaki Palsu

Bantu Penyandang Disabilitas Lebih Mandiri, Dinsos Banten Kembali Salurkan Bantuan Kaki Palsu
Sekretaris Dinsos Budi Darma Sumapradja saat memonitor pemberian bantuan kaki palsu kepada sejumlah penyandang disabilitas, di Aula Gedung A Dinsos Banten, Senin (27/12/2021).
Bantu Penyandang Disabilitas Lebih Mandiri, Dinsos Banten Kembali Salurkan Bantuan Kaki Palsu
Bantu Penyandang Disabilitas Lebih Mandiri, Dinsos Banten Kembali Salurkan Bantuan Kaki Palsu

Serang - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten kembali menyalurkan bantuan kaki palsu kepada belasan penyandang disabilitas.

Pemberian kaki palsu dalam rangka Hari Disabilitas Internasional (HDI) tersebut dilakukan di Aula Gedung A Dinsos Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (27/12/2021).

Kepala Dinsos Provinsi Banten Nurhana melalui Sekretaris Dinsos Budi Darma Sumapradja mengatakan, dengan adanya bantuan kaki palsu tersebut diharapkan para penyandang disabilitas bisa kembali mandiri secara sosial.

"Jadi tujuannya adalah para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial dan orang dengan kedisabilitasan ini bisa kembali mandiri lagi secara sosial," ungkap Budi.

Budi mengaku terharu saat memberikan bantuan kaki palsu kepada salah satu penerima.

"Saya terharu tadi ada bapak yang ternyata dia bekerja di pabrik, ngangkutin material. Walaupun dengan keterbatasan namun tetap berjuang dan bekerja dengan baik," ujarnya.

Ke depan, pihaknya berharap ada program lanjutan yang bisa menjadikan para penerima bantuan kaki palsu ini bisa berdaya.

"Ke depan mereka akan diberi kesempatan untuk usaha misalnya, atau passion mereka di mana, apakah di sanggar seni atau seni lukis. Itu jangka panjangnya di 2022-2027," ucapnya.

Budi juga mengatakan, pihaknya selalu berusaha untuk menyosialisasikan terkait dengan pemberian kesempatan yang sama bagi para penyandang disabilitas untuk menjadi sebagai tenaga kerja.

"Minimal ada alokasi walaupun tidak banyak, sebaiknya ada kewajiban perusahaan untuk mengcover para disabilitas. Terbukti tadi ada yang bisa kok menjadi pekerja. Ini perlu kerja sama dengan sektor lain, Disnaker misalnya," tukasnya.

Kabid Rehabilitasi Sosial (Rehsos) pada Dinsos Banten Dedeh Siti Eka mengatakan, total penerima bantuan kaki palsu sebanyak 18 orang. Mereka berasal dari kabupaten/kota se-Banten.

"Totalnya 18, sebelumnya pada Juni lalu sudah lebih dahulu disalurkan kepada 6 orang oleh Bapak Gubernur Banten," ujar Dedeh.

"Kemudian hari ini ada 12 sebetulnya. Namun ternyata masih ada yang membutuhkan lagi, sehingga tadi ada 13 orang yang menerima bantuan kaki palsu," tambahnya.

Bantuan tersebut berasal dari APBD 2021 di Dinsos Banten dan dilaksanakan dalam rangka Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2021.