347 Pendamping Jamsosratu Dievaluasi

Ratusan pendamping dan operator Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu atau Jamsosratu tengah dilakukan evlaluasi kinerja. Apabila dalam evaluasi kinerja tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, maka akan dipecat dan diganti.

-

10 Mar 2017, 558 Views


Ratusan pendamping dan operator Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu atau Jamsosratu tengah dilakukan evlaluasi kinerja. Apabila dalam evaluasi kinerja tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, maka akan dipecat dan diganti.

Hal ini sebagaimana dikemukakan Kepala Dinsos Banten, Nurhana yang mengungkapkan, bahwa pihaknya tengah melalukan evaluasi kinerja kepada ratusan pendamping program Jamsosratu.

“Kita sekarang selain memberikan bimbingan dan motivasi, kami juga melakukan evaluasi kepada 347 pendamping Jamsosratu yang selama ini melakukan pendampingan kepada masyarakat yang masuk dalam program pemprov,” kata Nurhana didampingi Sekretaris Dinsos, Sudiarto dan Kasi Jamsos Keluarga, Irma Mulyasari ditemui disela-sela acara bimbingan dan motivasi bagi pendamping dan operator Jamsosratu, di Aula Dinsos KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (9/3).

Ia menjelaskan, ratusan pendamping Jamsosratu yang menyebar di delapan Kabupaten/Kota, bukan hanya memberikan bantuan Jamsosratu. Tetapi bagaimana caranya, warga yang masuk dalam program itu dapat diberdayakan.

“Setiap satu orang petugas melakukan pendampingan kepada 200 orang, dan mereka mendapatkan honor Rp1,8 juta per tahun. Dan tugas mereka itu bukan hanya datang dalam satu tahun sekali atau dua kali kepada mereka yang mendapatkan program Jamsosratu. Tetapi juga melakukan prospek kepada warganya. Misalkan, bantuan Jamsosratu yang rutin diberikan pemprov ini juga bermanfaat lebih lanjut lagi, dengan membuka peluang usaha lainnya. Dimana uangnya dapat dikembangkan lagi dalam bentuk usaha,” urainya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Banten, Rata Soeharta menuturkan, para tenaga pendamping dan operator Jamsosratu kedepan dapat membentuk jiwa yang handal, professional, berdedikasi tinggi juga beratnggung jawab melaksanakan tugas pendampingan dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

“Saya lihat dilapangan, paling efektif adalah para pendamping Jamsosratu dan operator. Tapi saya ingatkan, ada beberapa laporan, diluar program ini ada yang dimanfaatkan, bahkan sudah ke pengadilan (tersangkut hukum). Sensitif pembagian uang dilapangan itu . Pendamping Jamsosratu jangan sampai kena penyakit ini,” terang Ranta.

Dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, sambung Ranta, Pemprov telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat. Untuk itu, sudah selayaknya bersama-sama menjaga, memelihara dan mempertahankan. Bahkan, harus terus ditingkatkan upaya dalam peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat Banten.

“Apresiasi dan penghargaan dari Kementerian Sosial tentunya harus kita pertahankan. Pendamping dan operator Jamsosratu sebagai ujung tombak dilapangan harus benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik. Mudah-mudahan dengan anak-anak muda ini (pendamping) menjadi Banten lebih baik. Mudah-mudahan kedepan honornya bisa kita tambah lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Perlingungan dan Jaminan Sosial pada Dinsos Banten, Sunardi menambahkan, sebagai sebuah program perlindungan dan jaminan sosial, Jamsosratu sangat baik untuk dilaksanakan, karena selain memberikan bantuan tunai bersyarat, juga diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan kesadaran rumah tangga sasaran Jamsosratu akan pentingnya pendidikan, kesehatan dan keberdayaan sosial.

Sejak digulirkan pada than 2013 lalu, jumlah penerima program ini sebanyak 2.000 RTS dengan jumlah pendamping dan operator sebanyak 12 orang. Sampai dengan saat ini tahun 2017, jumlah penerima manfaat program ini mencapai 48.150 RT dengan pendamping sebanyak 347 orang.

“Pendamping dan operator adalah ujung tombak pelaksanaan program ini, oleh karenanya pengembangan kapasitas dan kemampuan mereka perlu ditumbuhkan dan terus ditingkatkan dalam melaksanakan tugas pendampingan sosial. Salah satunya dengan kegiatan ini,” papar Sunardi.

Seperti diketahui, Pemprov melalui Dinas Sosial memiliki skema perlindungan dan Jaminan Sosial bagi Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) sebagai wujud komitmen dalam percepatan penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial di Banten. Skema perlindungan itu berupa pemberian bantuan tunai bersyarat dan pertanggungan asuransi kesejahteraan sosial. Skema yang dimaksud, di antaranya Program Jamsosratu, Program Keluarga Harapan (PKH) dan penguatan Tenaga Kesejahteraan Sosial Tingkat Kecamatan (TKSK). []

 

 

 

Sumber: http://www.bantenpos.co


Related Articles

-

Pemprov Banten Akan Usulkan Akhmad Chatib jadi Pahlawan Nasional

29 Apr 2017, 2 Views

Sekretaris Daerah Provinsi Banten Ranta Suharta me... Read More...

-

Mensos Minta Pemda Sinergikan Program Pengentasan Kemiskinan

28 Apr 2017, 7 Views

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengimbau ... Read More...

Login

Jadwal Sholat

Prakiraan Cuaca

Banner

DINAS SOSIAL PROVINSI BANTEN pengumuman pertama dinas sosial provinsi banten Read More

Alamat Kami


  • Pemerintah Provinsi Banten

    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1
    Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kec. Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.

    Email : infodinsos@gmail.com

    Website : www.dinsos.bantenprov.go.id

    Telp : (0254) 209955

  • Statistik Kunjungan


    User Online
    :
    5
    Today Visitor
    :
    70
    Month Visit
    :
    3.886
    Total Visit
    :
    116.577
    IP Address
    :
    54.81.185.16

    Form Pengaduan


    © 2015 Dinsos Provinsi Banten. Supported By