Gandeng "Rapper" Akon, Kemensos Bangun Hunian untuk Suku Anak Dalam

Kementerian Sosial (Kemensos) RI menargetkan akan membangun 500 hunian tetap untuk suku Anak Dalam, Orang Rimba, dan komunitas adat terpencil. Selain itu, Kemensos juga menargetkan hunian mereka teraliri listrik. Program Kemensos ini juga menggandeng rapper kenamaan asal Amerika Serikat, Akon.

-

09 Mar 2017, 56 Views


Kementerian Sosial (Kemensos) RI menargetkan akan membangun 500 hunian tetap untuk suku Anak Dalam, Orang Rimba, dan komunitas adat terpencil. Selain itu, Kemensos juga menargetkan hunian mereka teraliri listrik. Program Kemensos ini juga menggandeng rapper kenamaan asal Amerika Serikat, Akon.

"Saat ini kami terus berupaya membangun hunian tetap bagi Suku Anak Dalam dan Orang Rimba, serta komunitas adat terpencil," ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melalui keterangan tertulis, Rabu (8/3/2017).

"Harapannya di rumah sebagai permukiman hunian tetap tersebut dapat diintegrasikan dengan wilayah administrasi desa terdekat dan terpasang peralatan pembangkit listrik tenaga matahari," kata dia.

Khofifah menjelaskan, dipilihnya suku Anak Dalam, Orang Rimba, dan komunitas adat terpencil karena wilayah tempat tinggal mereka memiliki akses yang sangat terbatas.

Selain tidak adanya listrik, akses jalan menuju wilayah mereka bermukim pun sangat sulit, karena umumnya berupa jalan setapak yang terjal, berbatu, dan berlumpur.

"Kalau PLN menarik kabel sampai ke wilayah mereka, berapa investasi yang harus dikeluarkan? Belum lagi biaya yang harus dibayarkan setiap kepala keluarga tiap bulannya," tutur Khofifah.

"Sudah pasti butuh ongkos yang besar, maka listrik tenaga surya menjadi solusi efektif bagi komunitas adat terpencil, Orang Rimba dan suku Anak Dalam," ujar dia.

Melalui program ini, lanjut Khofifah, hunian tetap milik Suku Anak Dalam, Orang Rimba, dan komunitas adat terpencil akan dialiri daya listrik sebesar 300 volt ampere.

Alat yang dipasang di setiap rumah mampu bertahan hingga 10 tahun. Warga pun tidak akan dibebankan biaya setiap bulannya.

"Harapannya dalam kurun waktu 10 tahun kedepan mereka (Suku Anak Dalam, Orang Rimba, dan komunitas adat terpencil) telah lebih sejahtera dan memperoleh akses yang lebih luas," tuturnya.

Akon berharap bantuan listrik tersebut dapat bermanfaat khususnya untuk sebagian warga Indonesia di pelosok nusantara yang pemukimannya belum mendapat aliran listrik.

"Senang sekali bisa ke sini dan membawa bantuan listrik untuk pedesaan, suku Anak Dalam dan menambah jangkauan program Akon Lighting ke Asia khususnya Indonesia. Masih ada sebagian rakyat Indonesia yang masih belum mendapat penerangan," ujarnya. []

 

 

Sumber: http://nasional.kompas.com/


Related Articles

-

Jelang Lebaran, Mensos Maraton Pantau Pencairan PKH

22 Jun 2017, 2 Views

Aktivitas Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa ... Read More...

-

Wagub Banten dorong Peningkatan Pelayanan Penyandang Kesejahteraan Sosial

20 Jun 2017, 9 Views

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy membe... Read More...

Login

Jadwal Sholat

Prakiraan Cuaca

Banner

DINAS SOSIAL PROVINSI BANTEN pengumuman pertama dinas sosial provinsi banten Read More

Alamat Kami


  • Pemerintah Provinsi Banten

    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1
    Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kec. Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.

    Email : infodinsos@gmail.com

    Website : www.dinsos.bantenprov.go.id

    Telp : (0254) 209955

  • Statistik Kunjungan


    User Online
    :
    32
    Today Visitor
    :
    57
    Month Visit
    :
    3.914
    Total Visit
    :
    125.202
    IP Address
    :
    54.146.5.43

    Form Pengaduan


    © 2015 Dinsos Provinsi Banten. Supported By